1

Pengabdian Dosen FKM-Unbrah di Kenagarian Campago

Fakultas Kesehatan Masyarakat Unbrah kembali melaksanakan salah satu kewajiban dalam Tridharma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini FKM-Unbrah melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian terpadu melibatkan dosen bersama mahasiswa dengan mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat melalui Praktik Hidup Bersih dan Sehat”.

Kegiatan yang dilaksanakan hari Minggu tanggal 3 Mei 2015 diikuti sebanyak 12 dosen tetap FKM-Unbrah dan 59 mahasiswa yang dibagi dalam 4 (empat ) kegiatan yaitu :
1) Penyuluhan kesehatan lansia;
2) Lomba senam lansia;
3) Pelatihan kader posyandu dan
4) Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Keempat kegiatan pengabdian ini berlangsung di Kenagarian Campago Kec. V Koto Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman, tepatnya berlokasi di Korong Sei. Jelatang. Penyuluhan Kesehatan Lansia dan Lomba senam lansia ditempatkan di SMP N 4 Kenagarian Campago, sedangkan pelatihan kader posyandu di Mushalla yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Dalam sambutannya, Drs. Eka Trio Effandilus, MSi selaku Dekan FKM-Unbrah menyampaikan terima kasih kepada Bapak Walinagari dan jajarannya atas keizinan serta bantuannya sehingga kegiatan ini dapat berlangsung. Lebih lanjut, disampaikan juga bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan FKM-Unbrah sebagai wujud kepedulian PT berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

pbl

PBL Mahasiswa FKM-Unbrah

Pelaksanaan pengalaman belajar lapangan (PBL) mahasiswa tingkat akhir FKM-Unbrah dari tanggal 6 April -5 Mei 2016 telah berakhir. Kegiatan selama ±5 minggu ini diikuti sebanyak 59 mahasiswa yang ditempatkan pada 12 korong dalam Kenagarian Campago Kec. V Koto Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman.

Acara penutupan kegiatan dilakukan secara sederhana dengan menggelar Tabliq Akbar yang disampaikan oleh Dr. Mahyudin Ritonga, MA selaku Ketua Pacasarjana UMSB. Diakhir acara Tabliq Akbar, diserahkan kenang-kenangan oleh wakil mahasiswa kepada bapak Walinagari sebagai wujud terima kasih FKM-Unbrah karena telah mengizinkan & memfasilitasi seluruh kegiatan mahasiswa selama di lokasi.

Dalam sambutannya, Marjohan selaku Walinagari Campago mengucapkan terima kasih atas kehadiran mahasiswa selama ± 5 minggu di nagari ini, dan beliau mewakili masyarakat juga sangat berharap pada Dekan FKM-Unbrah untuk menempatkan kembali mahasiswanya tahun depan karena warga masih sangat membutuhkan bimbingan adik-adik mahasiswa. Selama masa PBL, mahasiswa telah banyak menggelar berbagai kegiatan bersama dengan masyarakat terutama berkaitan dengan upaya peningkatan status kesehatan masyarakat, demikian tuturnya.

Kegiatan intervensi yang telah dilakukan mahasiswa antara lain : 1) Menumbuh kembangkan Posyandu lansia & senam lansia; 2) Penyuluhan & aksi cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak sekolah dasar; 3) Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM); 4) pembuatan lubang sampah dan lainnya.

Kegiatan intervensi ini dilakukan mahasiswa setelah melakukan survei mawas diri (SMD) minggu pertama kegiatan berlangsung. Agar masyarakat lebih mengenal dan merasa masalah tersebut milik mereka, maka hasil survei tersebut dipaparkan mahasiswa saat musyawarah masyarakat negeri (MMK). Tahapan ini dilakukan agar masyarakat mengenal masalah kesehatan yang ada di nagarinya dan merasa ikut bertanggungjawab untuk mencari pemecahan masalah tersebut.

Diakhir sambutannya, Walinagari sekali lagi memberi apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa FKM-Unbrah yang telah mampu membaur  bersama masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan inovatif dibidang promotif dan preventif yang menyentuh semua kelompok sasaran terutama masyarakat kurang mampu.

Disisi lain, Lilis salah satu warga yang juga kader Posyandu di Korong Campago secara jujur mengatakan bahwa mahasiswa PBL dari FKM-Unbrah dipandang telah berhasil melaksanakan berbagai kegiatan positif di bidang kesehatan. Awalnya saya pesimis dengan kehadiran mereka, karena pengalaman tahun-tahun lalu, bahwa mahasiswa yang melakukan KKN ataupun PBL kurang bersosialisasi dengan masyarakat sehingga kegiatan yang dibuat kurang direspon oleh masyaraka, tetapi ternyata dugaan saya salah, mahasiswa FKM-Unbrah mampu menjawab kekhawatiran saya, demikian tuturnya (Exa)